Gurita Pungli Samsat Cikarang: Ganti Kanit Berkali-kali, Praktik Ilegal Tetap Lestari

BUSERKRIMINALITAS. COM. CIKARANG BEKASI. Praktik pungutan liar (pungli) di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Cikarang diduga kuat telah mengakar secara sistemik dan mendarah daging. 
Berbagai upaya penindakan yang dilakukan selama ini, mulai dari pemeriksaan intensif oleh Divisi Propam hingga sanksi pencopotan jabatan Kepala Unit (Kanit) terbukti mandul dan gagal memberikan efek jera bagi para pelaku di lapangan.

Bukannya surut, kini dibawah kepemimpinan AKP Resi Ratuleno selaku Kepala Unit, modus operandi transaksi gelap di pusat pelayanan publik ini justru disinyalir kian rapi guna menghindari pengawasan berlapis.

Berdasarkan penelusuran dan pengamatan di lokasi, para oknum petugas memanfaatkan celah birokrasi di titik-titik layanan utama untuk memeras wajib pajak.

Tampaknya, pergantian Kanit tidak akan pernah menghentikan praktik ini karena sistem di bawahnya sudah berjalan otomatis menggunakan 'bensin' yang sama, yaitu uang pungli. 

Mutasi dan pemecatan jabatan Kanit Samsat Cikarang yang pernah dilakukan terbukti hanya menjadi obat penenang sementara bagi publik. 

Langkah tersebut dinilai hanya menyembuhkan gejala di permukaan tanpa menyentuh akar penyakit utamanya. 

Siapa pun pimpinan baru yang masuk akan dihadapkan pada ekosistem yang sudah terbentuk puluhan tahun. 

Hitung saja secara kasar, ada ratusan kendaraan setiap hari. Jika satu pos cek fisik saja mengumpulkan puluhan ribu dari setiap kendaraan, perputaran uang tidak resmi di sana bisa mencapai jutaan rupiah per hari. Uang itu mengalir rata, ada jatah untuk oknum bawah sampai ke tingkat atas.
(REDAKSI) 

Posting Komentar untuk "Gurita Pungli Samsat Cikarang: Ganti Kanit Berkali-kali, Praktik Ilegal Tetap Lestari"