DIDUGA BERSIKAP AROGAN, KANIT SECURITY STAMFORD RAFFLES CIBUBUR DISOROT: PELAKU USAHA KECIL MENGAKU DIUSIR SAAT CARI NAFKAH DI ACARA TAHUNAN

Buserkriminalitas, com. Cibubur – Sikap seorang oknum Kepala Unit (Kanit) Security yang akrab disapa Manan di kawasan Stamford, Perumahan Raffles Cibubur, menuai sorotan pelaku usaha kecil. Mereka mengaku diusir secara tidak manusiawi saat berupaya mencari rezeki pada momentum kegiatan tahunan yang selama ini disebut telah menjadi kesempatan usaha bagi masyarakat sekitar.
Menurut keterangan sejumlah pengusaha kecil, area parkir Stamford yang berada di dalam kawasan Perumahan Raffles Cibubur selama bertahun-tahun menjadi lokasi mereka usaha ketika terdapat kegiatan atau acara tahunan. Namun, situasi berbeda terjadi setelah pergantian pimpinan keamanan di lokasi tersebut.
Salah satu seorang pengusaha kecil mengaku kecewa atas perlakuan yang diterimanya. Ia menilai tindakan yang dilakukan Kanit Security tersebut tidak mencerminkan etika pelayanan maupun pendekatan persuasif terhadap masyarakat yang hanya berusaha mencari nafkah untuk keluarga.

"Kami bukan pencuri, kami hanya mencari rezeki untuk anak dan istri. Biasanya setiap acara tahunan saya mencari rejeki di sini dan tidak pernah ada masalah. Tapi sekarang langsung diusir tanpa penjelasan yang baik," ungkap salah satu pengusaha kecil kepada awak media.

Pengusaha kecil tersebut juga mengaku mendapat perlakuan yang dinilai intimidatif. Menurut pengakuannya, Kanit Security yang disebut bernama Manan sempat menyampaikan ancaman akan mengerahkan seluruh personel keamanan untuk mengosongkan area.

"Saya akan perintahkan security PKD. Saya akan turunkan semua security di depan," demikian ucapan yang diklaim disampaikan oleh oknum Kanit Security tersebut dengan nada tinggi.

Peristiwa ini memicu reaksi dari sejumlah pihak yang menilai bahwa pengamanan kawasan tidak seharusnya dilakukan dengan pendekatan yang terkesan represif terhadap masyarakat kecil. Terlebih, para pengusaha kecil mengaku selama ini tidak pernah membuat keributan maupun gangguan keamanan di lokasi.

Saat dikonfirmasi awak media, beberapa anggota security yang enggan disebutkan identitasnya mengaku tidak nyaman dengan gaya kepemimpinan yang ditunjukkan oleh oknum Kanit tersebut. Mereka membandingkan dengan pimpinan sebelumnya yang dinilai lebih humanis dan mengedepankan komunikasi.

"Kalau kanit-kanit sebelumnya orangnya baik-baik, Bang. Kalau ada masalah biasanya disampaikan dengan baik dan tidak sampai membuat masyarakat tersinggung," ujar salah seorang petugas keamanan yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Munculnya keluhan dari pengusaha kecil dan pengakuan sejumlah petugas keamanan ini memunculkan pertanyaan mengenai standar etika pelayanan dan pendekatan yang diterapkan dalam pengelolaan keamanan kawasan perumahan elit tersebut.

Banyak pihak berharap manajemen Stamford maupun pengelola kawasan Raffles Cibubur segera melakukan evaluasi agar tidak terjadi kesan bahwa masyarakat kecil diperlakukan secara diskriminatif.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kanit Security yang disebut dalam laporan maupun manajemen terkait belum memberikan keterangan resmi. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi sebagai bentuk keberimbangan informasi.

(Tim Investigasi)
Catatan Redaksi: Seluruh tuduhan dan pernyataan dalam berita ini merupakan keterangan dari narasumber yang diwawancarai. 

Posting Komentar untuk "DIDUGA BERSIKAP AROGAN, KANIT SECURITY STAMFORD RAFFLES CIBUBUR DISOROT: PELAKU USAHA KECIL MENGAKU DIUSIR SAAT CARI NAFKAH DI ACARA TAHUNAN"