DUGAAN MAFIA PERTALITE BERGERAK, TERMINAL PASAR PUCUNG DIDUGA JADI GUDANG PENAMPUNGAN

Buserkriminalitas,com-DEPOK — Dugaan pelangsiran BBM bersubsidi jenis Pertalite kembali mencuat. Terminal angkutan D10 di kawasan Pasar Pucung, Jalan Raya Kampung Bedahan, diduga menjadi titik penampungan Pertalite yang diperoleh melalui pengisian berulang dari SPBU 34.164.14 Jatimulya, Cilodong.
Pantauan tim investigasi menemukan mobil angkutan umum warna biru dan pink diduga bolak-balik mengisi Pertalite dalam waktu singkat. Kendaraan kemudian membawa BBM ke terminal dan diduga memindahkannya melalui selang ke puluhan jerigen untuk disalurkan kembali.
Dugaan modus semakin serius karena disebut adanya pergantian sopir, pelat nomor dan barcode kendaraan. Kondisi tersebut perlu dibongkar melalui audit transaksi, pemeriksaan CCTV SPBU, data barcode, kendaraan, operator serta aliran distribusi BBM.

Seorang pria yang disebut Budi saat dikonfirmasi mengaku kegiatan tersebut telah berlangsung sekitar satu tahun dan menyebut adanya pembayaran uang bensin kepada sopir.

Polres Metro Depok, Polsek Sukmajaya dan BPH Migas didesak turun tangan. Jika penyelidikan menemukan unsur pidana, seluruh pihak yang terbukti terlibat harus diproses sesuai ketentuan UU Migas, termasuk pihak yang terbukti memfasilitasi atau mengambil keuntungan dari penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Redaksi

Posting Komentar untuk "DUGAAN MAFIA PERTALITE BERGERAK, TERMINAL PASAR PUCUNG DIDUGA JADI GUDANG PENAMPUNGAN"