Buserkriminalitas,com-DEPOK — Dugaan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite kembali mencuat di wilayah Cilodong, Kota Depok. SPBU 34.164.14, Jalan Raya Boulevard Grand Depok City, Kelurahan Jatimulya, menjadi sorotan setelah ditemukan dugaan pengambilan Pertalite secara berulang menggunakan mobil Kijang nomor polisi B 2999 US.
Berdasarkan pemantauan awak media pada 24 September 2026, kendaraan tersebut diduga melakukan pengisian secara bolak-balik. BBM kemudian diduga dipindahkan menggunakan selang ke sejumlah jeriken dan botol/galon di sebuah lokasi di kawasan permukiman Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong.
Yang menjadi pertanyaan, lokasi pemindahan BBM tersebut disebut berada tidak jauh dari SPBU dan berkamuflase sebagai tempat usaha barang rongsokan.
Saat dikonfirmasi, seorang pria bernama Sony, yang mengaku asal Lampung, menyatakan bensin tersebut digunakan untuk berdagang sendiri dan bukan untuk dijual kembali. Namun, di lokasi ditemukan sejumlah wadah yang diduga telah berisi Pertalite dan sebagian ditutup menggunakan terpal.
Perbedaan antara pengakuan dengan kondisi di lapangan tersebut patut diperiksa lebih lanjut oleh aparat.
Jika benar terjadi pengisian berulang, pemindahan dengan selang, dan penampungan BBM subsidi untuk kepentingan komersial, maka praktik tersebut berpotensi masuk dalam kategori penyalahgunaan BBM bersubsidi dan tidak boleh dianggap sebagai aktivitas pembelian biasa.
Sorotan juga mengarah pada kemungkinan adanya pola kerja sama antara pembeli dan oknum di SPBU. Namun, dugaan tersebut harus dibuktikan melalui pemeriksaan CCTV, rekaman transaksi, data kendaraan, keterangan operator, serta penelusuran aliran BBM.
BPH Migas dan aparat penegak hukum diminta tidak hanya memeriksa pelaku di lokasi penampungan. Bila ditemukan pelanggaran, seluruh mata rantai harus ditelusuri, termasuk bagaimana BBM subsidi diperoleh, berapa kali transaksi dilakukan, siapa yang melayani, dan ke mana BBM tersebut selanjutnya didistribusikan.
Polres Metro Depok bersama Polsek setempat juga didesak melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan B 2999 US dan lokasi penampungan di Kalibaru.
Jangan sampai subsidi negara yang seharusnya dinikmati masyarakat justru diduga bocor melalui pola pembelian berulang dan penampungan terselubung.
BPH Migas dan aparat diminta turun tangan, buka data transaksi, periksa CCTV dan operator SPBU, serta bongkar jika memang terdapat jaringan penyalahgunaan Pertalite di wilayah Cilodong.
Redaksi
Posting Komentar untuk "CILODONG, MOBIL B 2999 US BOLAK-BALIK SPBU — APARAT DIMINTA BONGKAR JARINGANNYA"