BUSERKRIMINALITAS.COM | Kabupaten Bogor – Dugaan praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis bio solar kembali mencuat di wilayah Kabupaten Bogor. Aktivitas yang diduga melibatkan pembelian solar subsidi secara berulang di SPBU disebut merugikan negara dan masyarakat kecil sebagai penerima subsidi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan dugaan aktivitas tersebut terjadi di SPBU 34.169.06 yang berada di Jalan Raya Cikaret Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Modus yang diduga digunakan yakni pengisian solar subsidi menggunakan kendaraan tertentu dan jeriken dalam jumlah berulang, lalu ditimbun untuk dijual kembali dengan harga industri.
Seorang sopir ( Rahmat ) mengaku dirinya hanya menjalankan perintah dari seseorang yang disebut berinisial (REGAR) . Dalam keterangannya, Rahmat mengaku membawa beberapa jeriken untuk pengisian solar subsidi.
“ Saya hanya membawa beberapa jeriken, bos saya REGAR,” ungkapnya kepada awak media.
Dari informasi yang beredar di lapangan, sosok REGAR juga diduga memiliki keterkaitan dengan oknum anggota TNI. Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait dugaan tersebut.
Praktik penyalahgunaan BBM subsidi dinilai menjadi ancaman serius bagi distribusi energi bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil, nelayan, petani, dan sektor usaha tertentu yang telah ditetapkan pemerintah.
Warga sekitar meminta aparat penegak hukum, Pertamina, serta instansi terkait segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan aktivitas penimbunan dan distribusi ilegal bio solar subsidi di wilayah Bogor.
Apabila terbukti melakukan penyalahgunaan BBM subsidi, pelaku dapat dijerat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara dan denda miliaran rupiah.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU maupun aparat terkait mengenai dugaan praktik mafia solar subsidi tersebut.
(Redaksi BuserKriminalitas.com)
Posting Komentar untuk "Mafia Solar Subsidi Diduga Bebas Beroperasi di Bogor, SPBU, 34,169,06,Cikaret Jadi Sorotan"