Pasca OTT Pejabat,APH oleh KPK dalam kurun waktu 3 bulan ini, terhadao pelanggaran hukum Tahun 2025-2026. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Commiittee (CIC) memberikan apreasiasi kepada lembaga anti rasua (KPK), dimana telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kelapa daerah (Bupati/Walikota), Kepala Pengadilan dan wakil serta pejabat lainnya yang melakukan tindak pidana korupsi.
Ketua Umum CIC juga menyoroti peristiwa OTT pimpinan di salah satu pengadilan di Jawa Barat yang sangat mencoreng wajah peradilan Indonesia sekaligus PR besar Pimpinan Mahkamah Agung kepada jajarannya.
Ketua Umum CIC Raden Bambang SS menegaskan,"Awal dari pelanggaran hukumdan integritas sering kali berawal dari ketidakmampuan mengendalikan keinginan dan ambisi "Kotor" yang berlebihan, sehingga keadaan seperti ini sering digambarkan sebagai sikap yang "Rakus, Serakah" yang membuat seseorang lupa batas, lupa tanggung jawab, dan lupa pada sumpah jabatan yang telah diikrarkan termasuk tidak memiliki adab dalam diri mereka," tegas R.Bambang.SS Kamis (12/2/2026) kepada awak media di Jakarta.
Sikap tegas ini, menurutnya, bukan dimaksudkan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk menjaga martabat lembaga peradilan dan melindungi kehormatan para penegak hukum di Indonesia.
R.Bambang.SS mengungkapkan,"Saya menyampaikan hal ini bukan untuk menyudutkan, tetapi sebagai pengingat bagi kita semua, bahwa integritas bukan hanya tentang pengawasan dari luar, melainkan tentang penjagaan dari dalam diri, serta memiliki adab yang tinggi"paparnya.
CIC tidak akan memberikan ruang sekecil apapun bagi pelaku korupsi yang bersifat rakus,serakah secara berjamaah.
Menurut Ketua Umun CIC R.Bambang.SS mengungkapkan,"Marwah peradilan dan APH tidak dijaga oleh siapa yang paling keras bersuara, melainkan oleh siapa yang paling mampu menjaga perilaku dan menata diri serta memiliki intregritas yang tunggi dan memiliki adab sebagai renungan penting bagi seluruh aparatur peradilan, termasuk APH tanpa terkecuali,"pungkas R.Bambang.SS.
(ARIFIN.NST)
Posting Komentar untuk "Ketum CIC:Sebab Pelanggaran Integritas Bermula Sifat Rakus dan Tidak Memiliki Adab"