Sulut, BuserKriminalitas.com – Suasana penuh haru menyelimuti Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Sangihe saat keluarga, kerabat, rekan kerja, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengikuti ibadah persemayaman dan pelepasan almarhumah Yonerita Sahabat, S.IP, pada Jumat (3/7/2026).
Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Yuriko Tayu, S.Th tersebut menjadi momen penghormatan terakhir sebelum jenazah diberangkatkan menuju rumah duka di Kampung Lebo, Kecamatan Manganitu, untuk dimakamkan.
Dalam suasana yang khusyuk, lantunan pujian dan doa mengiringi prosesi pelepasan. Keluarga yang ditinggalkan tampak tegar menerima ungkapan belasungkawa dari para pelayat yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, khususnya keluarga besar Dinas Sosial, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Sangihe, Drs. Doktarius Pangandaheng, M.E, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian almarhumah.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan Yonerita Sahabat selama mengemban tugas sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Dinas Sosial.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, khususnya keluarga besar Dinas Sosial, menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang tulus kepada suami, anak-anak, dan seluruh keluarga. Almarhumah telah memberikan pengabdian terbaik bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan masyarakat. Semoga segala karya dan keteladanannya menjadi kenangan yang baik bagi kita semua," ujar Pangandaheng.
Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan oleh Tuhan dalam menghadapi masa-masa duka.
Prosesi pelepasan berlangsung dengan penuh penghormatan. Rekan-rekan kerja mengantar kepergian almarhumah dengan doa dan isak haru, sebagai bentuk penghormatan atas sosok yang dikenal ramah, berdedikasi, serta memiliki semangat melayani masyarakat.
Usai ibadah, jenazah diberangkatkan dari Kantor Dinas Sosial menuju Kampung Lebo, Kecamatan Manganitu. Iring-iringan keluarga dan rekan kerja mengantarkan almarhumah ke tempat peristirahatan terakhir, mengakhiri perjalanan pengabdiannya sebagai seorang abdi negara yang telah mendedikasikan hidupnya untuk melayani masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Kepergian Yonerita Sahabat meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh jajaran Dinas Sosial. Namun, semangat pengabdian dan ketulusan yang telah diwariskannya akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjalanan pelayanan kepada masyarakat Sangihe.
(*M. Elias)
Posting Komentar untuk "Pengabdian Terakhir Yonerita Sahabat Dilepas dengan Doa dan Penghormatan, Dinsos Sangihe Beri Penghargaan atas Dedikasinya"