Buserkriminalitas. Com. Jakarta. Keluarga Besar Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Commiittee (CIC) mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada segenap jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Semoga sinergi antarlembaga terus terjalin semakin kuat dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional, mengawal agenda pembangunan, serta mewujudkan Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera.
Ketua Umum CIC R.Bambang.SS menegaskan," Dengan peringatan Hari Bhayangkara ini, CIC mengajak seluruh personel Polri untuk menjadi Bhayangkara sejati yang peduli, jujur, dan tulus dalam melindungi dan melayani masyarakat dengan penuh hati dan humanis," tegas R.Bambang.SS Rabu (1/7/2026) kepada wartawan di Jakarta.
R.Bambang.SS menambahkan, Dirgahayu Bhayangkara!
Terus mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan negara.
CIC mengutip sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bermula dari masa Kerajaan Majapahit, melalui pembentukan pasukan pengamanan "Bhayangkara" oleh Patih Gajah Mada. Lembaga ini resmi menjadi institusi kepolisian nasional pada 1 Juli 1946 ditetapkan sebagai Hari Bhayangkara setelah sebelumnya berada di bawah pemerintahan kolonial dan pendudukan Jepang.
Dimana,diawali oleh Pasukan Bhayangkara. Pada era kolonial Belanda, dibentuk pasukan jaga (veldpolitie). Saat pendudukan Jepang, kepolisian dipecah menjadi empat wilayah dan hanya difokuskan untuk menjaga ketertiban umum.
Pasca proklamasi, Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jassin memproklamasikan Pasukan Polisi Republik Indonesia di Surabaya pada 21 Agustus 1945. Pada 29 September 1945, Presiden Soekarno melantik R. Said Soekanto Tjokrodiatmodjo sebagai Kepala Kepolisian Negara (KKN) pertama. Tanggal 1 Juli 1946 resmi menjadi tonggak kelahiran Polri yang bertanggung jawab langsung kepada presiden.
Ketua Umum CIC mengatakan,"Kepolisian lahir dari masyarakat. Sebagai aparatur yang siap memberikan pengayoman kepada masyarakat, sejatinya polisi tidak lagi menjadi abdi negara, tetapi menjadi abdi masyarakat. Setidaknya, polisi lebih mengutamakan tanggungjawab kepada masyarakat," demikian disampaikan R.Bambang.SS.
Semangat kebersamaan dan dedikasi Polri kembali berkobar dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan dengan khidmat Dengan mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat,” upacara ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam melayani dan melindungi masyarakat.
Ketia Umum CIC Raden Bambang.SS mengungkapkan," Penetapan tanggal 1 Juli sebagai Hari Bhayangkara merupakan bentuk penghormatan terhadap dedikasi dan kontribusi anggota Polri. Momen ini mengajak kita kembali mengingat sejarah panjang Kepolisian, memahami tugas utamanya, serta menggali makna dari simbol-simbol yang melekat pada institusi Polri," pungkasnya.
(Arifin.Nst)
Posting Komentar untuk "CIC : 80 Tahun Polri untuk Masyarakat,Wujud Kepedulian Humanis Pelayanan"